Pos: Augmented Reality Membawa Perubahan Positif pada Fasilitas Manajemen

Augmented Reality Membawa Perubahan Positif pada Fasilitas Manajemen

Augmented reality (AR) mengubah manajemen fasilitas dengan membawa perubahan positif seperti channel pendapatan baru, pengalaman positif para tenants, dan banyak lagi.

Augmented reality membawa perubahan positif di luar dunia game dan hiburan. Dari rumah sakit dan fasilitas medis hingga fasilitas perusahaan, ini digunakan dalam berbagai cara untuk menyederhanakan tugas dan meningkatkan efisiensi.

Bagaimana Augmented Reality Digunakan dalam Manajemen Fasilitas?

Rumah sakit dan fasilitas medis telah menggunakan aplikasi AR lebih dari properti lainnya. Mereka memiliki tingkat adopsi 30%. Fasilitas manufaktur berada di urutan kedua dengan 26%. Fasilitas pendidikan berikutnya sebesar 25%, kantor & perusahaan sebesar 23%, dan pusat perbelanjaan sebesar 22%.

Meskipun AR memiliki beragam aplikasi di bidang ini, yang paling umum adalah untuk tur dan demonstrasi. Ini juga digunakan untuk manufaktur industri, pemeliharaan dan perbaikan, tenants dan layanan pengunjung, serta pelatihan.

AR juga dapat memainkan peran penting dalam smart building. Properti menerapkan lebih banyak perangkat yang mendukung IoT, seperti sensor lingkungan, sistem HVAC, dan sistem keamanan. Hal-hal ini kadang mempersulit manajemen dalam gedung. Namun, AR dapat menyederhanakan semua itu untuk manajer fasilitas. Dengan menggunakan program yang mendukung AR, manajer dapat mengawasi seluruh sistem gedung dengan mudah.

Apa Keuntungan dari Augmented Reality?

AR menawarkan beragam keuntungan. Menurut manajer fasilitas, manfaat adopsi AR mencakup otomatisasi proses pemeliharaan (49%) dan pencegahan masalah pemeliharaan (45%). Di tengah pandemi COVID-19, AR juga bermanfaat dengan mengurangi kontak fisik antar pekerja.

Sekitar 30% manajer fasilitas mengklaim bahwa keuntungan terbesar dari AR adalah kemampuannya untuk menciptakan peluang pendapatan baru bagi perusahaan.

Selama bertahun-tahun, aplikasi AR menjadi lebih bervariasi dan dapat diakses. Mereka membuka pengalaman baru dengan meningkatkan segalanya mulai dari pemasaran hingga pemeliharaan dan navigasi dalam ruangan.

Saat ini, hanya satu dari lima profesional manajemen fasilitas yang menggunakan aplikasi AR untuk setidaknya satu fungsi. Namun dalam 24 bulan ke depan, hal itu akan berubah karena tiga dari empat profesional yang disurvei berencana menerapkan AR di bidangnya masing-masing.

Berminat untuk menjadi salah satu dalam 3/4 professional yang akan menerapkan AR?
Hubungi kami, disini.

Sumber

Gilang Perdana

Gilang Perdana