Kegiatan Belajar Mengajar Menggunakan VR pada masa COVID-19

Published 25 June 2020, 04:24

 

Salah satu industri yang terkena dampak paling parah akibat pandemi COVID-19 adalah pendidikan. Di 188+ negara, sekolah-sekolah telah ditutup, kurikulum Pendidikan yang sudah direncanakan pun tidak sesuai dengan timeline dan berdampak untuk siswa maupun pendidik. Pada kondisi sekolah sekolah ditutup, siswa dan pendidik pun beralih pada pendidikan berbasis online. Salah satunya dengan menggunakan teknologi VR, VR memiliki minat khusus karena kemampuannya untuk mensimulasikan lingkungan belajar apa pun, dimana pun siswa berada.

Di A.S, Immersive VR Education telah bekerja sama dengan salah satu perusahaan VR untuk membantu menyediakan layanan Pendidikan yang mudah diakses siswa dan pendidik. Bahkan, EON Reality & Veative Labs baru-baru ini membuat Platform & sumber daya AVR mereka gratis sebagai respons terhadap COVID-19. Siapa pun, baik itu guru, siswa, karyawan, atau pengusaha sekarang dapat menggunakan fitur dasar platform hingga akhir pandemi benar-benar gratis

Pada halnya di Indonesia, beberapa waktu lalu Menteri Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengungumkan bahwa tahun ajaran tetap mulai pada bulan Juli tetapi hanya pada zona hijau yang bisa melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka dan sisanya melakukan pembelajaran via online. 

Pada momen ini, Millealab bisa menjadi jalan yang efisien dan efektif dalam kegiatan belajar. Sistem pembelajaran pada masa covid-19 menggunakan VR bisa digunakan untuk pembelajaran yang tetap menyenangkan dan tidak membosankan. Waktu lalu, Millealab mengeluarkan metode  pembelajaran menggunakan VR dan bisa diakses dengan gratis. Dengan adanya VR untuk Edukasi di Indonesia, siswa dan pendidik bisa tetap melanjutkan kurikulum yang sudah direncanakan dengan baik dan menyenangkan.

SUBSCRIBE NEWSLETTER
Copyright © 2020. SHINTA VR

PT. CITRA WAHANA TEKNOLOGI
Bizxpress Building
50, Jl. H. Agus Salim
Jakarta, 10340
021-27083399