Terobosan Teknologi Memungkinkan Kita Dapat Menyentuh Hologram

Published 16 October 2020, 11:55

Phys.org melaporkan bahwa para peneliti adalah bagian dari H-Reality, sebuah konsorsium Eropa yang menggunakan teori tersebut dalam mengembangkan teknologi Virtual Reality baru yang mencakup indra peraba.

Hal ini membuktikkan bahwa, sains selangkah lebih dekat untuk menyentuh berbagai hal dengan menggunakan teknologi Virtual Reality.

Menggunakan Gelombang Rayleigh dalam Membuat Hologram yang Dapat Disentuh

Sensasi penglihatan dan pendengaran dialami dalam teknologi Virtual Reality. Selain itu, Indra peraba juga akan segera menjadi salah satu bagiannya berkat para peneliti yang menggunakan Gelombang Rayleigh untuk mengirim sinyal ke otak agar hologram dapat disentuh.

Gelombang Rayleigh adalah gelombang seismik yang umumnya dikaitkan dengan gempa bumi yang ditemukan pada tahun 1885 oleh John William Strutt, Lord Rayleigh. Gelombang ini adalah energi yang melewati permukaan suatu objek saat terkena, mengarahkan para peneliti untuk membuat hukum skala pertama dari indera peraba.

Ini digunakan dalam teknologi VR dengan harapan menggabungkan indra peraba. Para peneliti menemukan bahwa gelombang Rayleigh berjalan melalui lapisan kulit dan tulang, di mana sel-sel reseptor sentuhan tubuh mengambil dan mengirimkan pesan tersebut ke otak.

Mereka menggunakan model matematika reseptor sentuhan untuk menunjukkan bagaimana ia merespons gelombang Rayleigh, yang dapat bervariasi pada spesies yang berbeda. Georg von Békésy memenangkan Hadiah Nobel dalam bidang fisika dan yang pertama kali menyarankan bahwa matematika gempa bumi dapat digunakan untuk mengeksplorasi hubungan antara gelombang Rayleigh dan sentuhan.

Penulis studi unggul, Dr. Tom Montenegro-Johnson dari Sekolah Matematika Universitas Birmingham mengatakan bahwa sentuhan adalah indra primordial yang esensial dan paling kompleks, menjadikannya indra yang paling sulit dipahami. Terobosan teknologi adalah yang pertama menjelaskan indra peraba dengan cara ini.

Sebuah terobosan teknologi oleh para peneliti dari University of Birmingham, yang diterbitkan dalam Science Advances, menggunakan gelombang Rayleigh untuk membuat realitas maya dapat disentuh.

 

Sumber

SUBSCRIBE NEWSLETTER
Copyright © 2020. SHINTA VR

PT. CITRA WAHANA TEKNOLOGI
Bizxpress Building
50, Jl. H. Agus Salim
Jakarta, 10340
021-27083399