Augmented Reality Dalam Pengelolaan Aset Kota Menuju Kondisi Kerja yang Lebih Baik dan Lebih Aman

Published 11 January 2021, 14:40

Augmented reality dapat memberdayakan kota untuk mengelola dan memelihara semua jenis aset, mulai dari jalan raya dan menara seluler hingga lampu jalan.

Augmented reality berkembang dengan pesat. Semua inovasi budaya yang mencolok dan menarik seperti filter Pokémon Go dan Snapchat hanyalah permulaan. Kekuatan transformatifnya yang sebenarnya terletak pada kemampuannya untuk mensintesis dan mengontekstualisasikan data di dunia fisik.

Munculnya infrastruktur pintar dan jaringan sensor memicu produksi data yang tidak terstruktur dan terstruktur. Untuk mendapatkan wawasan berharga tentang aset publik, kota harus mengumpulkan informasi yang mereka butuhkan.

Di situlah AR berperan.

Memvisualisasikan Data Menggunakan Augmented Reality

AR menghamparkan grafik yang dihasilkan komputer di dunia fisik, membuatnya tampak seolah-olah itu adalah bagian dari dunia yang hadir sebelum Anda. Dengan menggunakan perangkat atau aplikasi yang mendukung AR, Anda dapat melihat objek atau informasi tambahan di mana saja.

Sederhananya, AR mengubah realitas Anda. Tidak seperti realitas maya, ini tidak sepenuhnya membenamkan Anda ke dalam lingkungan virtual. Ini memungkinkan Anda melihat informasi penting tentang objek dunia nyata.

Saat digunakan di sektor publik, AR dapat memberdayakan kota kita, terutama dalam hal pengelolaan dan pemeliharaan aset. Pekerja akan dapat mengidentifikasi masalah di berbagai aset kota, mengurangi waktu perbaikan, dan meminimalkan risiko.

Teknologi yang dapat dikenakan meningkatkan efisiensi operasional dan meminimalkan kesalahan. AR waktu nyata, misalnya, dapat meningkatkan kinerja pekerja di lapangan dan membuat mereka tetap aman. Itu menempel pada topi keras atau tutup benjolan dengan mudah. Tidak peduli lingkungannya, ini akan membantu tenaga kerja bergerak secara efisien dan aman.

Memberi pekerja akses handsfree ke data penting memungkinkan mereka bekerja dengan lebih aman dan bekerja dengan akurasi yang lebih tinggi.

Keunggulan Augmented Reality dalam City Asset Management

Dari lampu jalan dan hidran pemadam kebakaran hingga jalan raya dan menara seluler, kota memiliki banyak sekali aset untuk dikelola dan dipelihara. AR dapat membuat pekerjaan jauh lebih mudah bagi sektor publik.

Baik melalui kacamata pintar AR atau smartphone, pekerja lapangan dapat menilai aset kota secara efisien dan aman. Mereka juga dapat mengidentifikasi kondisi berbahaya, kemudian membuat strategi perbaikan atau pemeliharaan dari jarak yang aman.

Jika AR digabungkan dengan teknologi lain, mungkin informasi tentang aset kota selalu terbarui secara real time. Teknisi atau insinyur bahkan mungkin dapat melakukan inspeksi dan survei jarak jauh. Ini dapat membantu kota menghemat sumber daya, terutama ketika pekerja lapangan tersebar terlalu sedikit.

Selain itu, pekerja yang mengenakan headset AR di tempat dapat terhubung ke spesialis atau supervisor secara real time. Mereka dapat membagikan umpan video perspektif orang pertama dari situs. Mereka juga dapat menerima instruksi dan bimbingan.

Augmented reality memiliki aplikasi tanpa batas, yang mungkin akan segera ada di mana-mana dalam kehidupan sehari-hari. Dalam manajemen aset kota, AR membuat kerja lapangan sedikit lebih aman bagi teknisi dan insinyur. Mereka juga dapat bekerja secara efisien, mengurangi waktu henti, dan memotong biaya dalam prosesnya. Seiring AR berkembang lebih jauh, AR dapat memberdayakan kota pintar dan mengubah kehidupan.

 

Buatlah rangkaian visualisasi masa depan ini menjadi kenyataan,
kontak kami, sekarang.

 

Sumber

SUBSCRIBE NEWSLETTER
Copyright © 2020. SHINTA VR

PT. CITRA WAHANA TEKNOLOGI
Bizxpress Building
50, Jl. H. Agus Salim
Jakarta, 10340
021-27083399