Post: MilleaLab: Metaverse untuk Belajar

MilleaLab: Metaverse untuk Belajar

Kontribusi Virtual Reality dalam Pendidikan

Revolusi Industri 4.0 adalah gerbang terbesar yang membuka pemaksimalan teknologi untuk penduduk dunia. Inilah era ketika pengembangan teknologi melampaui capaian sebelumnya sekaligus era penciptaan teknologi terbaru yang tidak pernah terpikirkan sekalipun. Biasanya, teknologi yang tidak pernah kita bayangkan tersebut akan terpikirkan setelah kita menyadari Hukum Kebutuhan: teknologi memberi kemudahan. Itulah kenapa teknologi selalu adaptif, sebab menyesuaikan ragam kebutuhan manusia.

Sama halnya dengan istilah Metaverse yang menjadi trend saat ini dan telah dijelaskan pada artikel sebelumnya. Metaverse membuat prestise sehingga berpengaruh terhadap gaya hidup manusia modern abad ke-21. Mungkin bagi sebagian besar orang tidak pernah terpikir mengalami Metaverse, tapi sebagian lainnya membutuhkannya. Metaverse adalah keseharian hidup kita yang tidak ada ubahnya dengan kenyataan sehari-hari dan merupakan sebuah jalan baru sehingga kita bisa menciptakan dunia alternatif setelah pandemi membuat kita terpuruk.

Metaverse pada sektor Pendidikan

Di sektor pendidikan, kehadiran Metaverse menjadi cahaya terang dalam keterbatasan praktik pengajaran dan pembelajaran selama pandemi. Bagaimana tidak, metode pendidikan yang diterapkan bisa hanya dengan mengandalkan online meeting, semuanya daring! Metode inilah yang sangat menimbulkan perasaan jenuh pada peserta dirik. Oleh sebab itu, kita perlu suatu inovasi yang membuat praktik pendidikan kembali menyenangkan. Terlebih, selama pandemi, praktik pendidikan daring mengggunakan media pembelajaran yang monoton.

 Sebagai elemen penting dalam Metaverse, teknologi Virtual Reality kini menjadi bagian berpengaruh pada dunia pendidikan di beberapa negara, termasuk di Indonesia. Impact yang ditawarkan melalui teknologi Virtual Reality ini pun juga sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Seperti meningkatkan daya ingat peserta didik, emosi peserta didik, serta menumbuhkan ketertarikan minat pada peserta didik. Ketiga impact tersebut valid berdasarkan penelitian di Jerman, China, dan beberapa negara maju lainnya.   

Sejak 2019, MilleaLab hadir sebagai media pembelajaran berbasis Virtual Reality di Indonesia. MilleaLab sendiri merupakan salah satu unit bisnis yang diinisasi oleh SHINTA VR (Metaverse Company based in Jakarta) dan telah mendapatkan berbagai apresiasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri karena impactnya pada sektor pendidikan. Tidak sebatas bermanfaat untuk peserta didik, tetapi juga memudahkan para pendidik.  

MilleaLab telah membangun bekerja sama lebih dari 1.500 sekolah di seluruh Indonesia. Torehan angka tersebut pastinya tidak terlepas dari manfaat nyata yang pendidik nikmati dalam pembuatan konten pembelajarannya. Para guru, misalnya, hanya cukup drag and drop aset 3D dan menyusun skenario pembelajaran yang akan dikemas dengan journey para murid saat memasuki kontennya. Para guru pun tidak perlu khawatir memikirkan efektivitas keterlibatan para siswa, karena MilleaLab memiliki fitur-fitur penilaian yang bisa memantau secara langsung tindakan kelas yang dikerjakan oleh para  siswa.

baca juga How SHINTA VR Founded

Find Us! on @shintavrid dan @Millealab