Pos: Mixed Reality dapat digunakan sebagai alat Pendidikan – Asisten digital & bedah artroplasti bahu

Mixed Reality dapat digunakan sebagai alat Pendidikan – Asisten digital & bedah artroplasti bahu

Mixed Reality (MR) dapat digunakan sebagai alat pendidikan dan asisten bedah untuk ahli bedah ortopedi yang melakukan artroplasti bahu, menurut seorang presenter di American Shoulder and Elbow Surgeons Speciality Day Meeting.

Dalam presentasinya, George S. Athwal, MD, FRCSC, mencatat MR menjangkar objek virtual ke dalam dunia nyata, hal ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan objek tersebut. Ini juga memungkinkan ahli bedah memiliki akses ke riwayat pasien, pemeriksaan fisik, sinar-X, CT scan dan manual teknik implan selama operasi.

Dia menambahkan, ahli bedah yang tidak memiliki banyak pengalaman dengan prosedur atau implan tertentu dapat mengundang ahli bedah lain untuk menjadi mentor bedah dan membimbing mereka menjalani operasi dari jarak jauh. Sebagai hologram virtual yang diproyeksikan di atas pasien, Athwal mencatat mentor bedah dapat menyaksikan ahli bedah melakukan operasi dan memberikan umpan balik dengan menggunakan panah virtual yang menunjukkan di dalam ruang tersebut.

“Jika saya tidak tahu apa instrumen selanjutnya, … Saya dapat melihat perwakilan saya atau ahli bedah yang memiliki banyak pengalaman dan mereka  dapat menunjukkan “Yang Anda butuhkan ada di sini,” kata Athwal. “Panah ini akan menjadi hologram, yang akan berlabuh di sekitar ruangan bedah, dan semua orang akan dapat melihatnya di lokasi yang sama.”

Selain menjadi asisten digital dan bedah, Athwal mencatat bahwa mixed reality dapat menjadi alat yang ampuh untuk pendidikan, penilaian klinis, dan navigasi.

 

Sumber

Gilang Perdana

Gilang Perdana